Selasa, 27 Maret 2012

Ida Budiati Diusulkan Pimpin KPU

Santa Cruz (Jakarta)- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar mengusulkan agar Ida bisa dipilih menjadi ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Saya harapkan Ida Budiati bisa dipilih menjadi ketua KPU," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar di Jakarta, Senin (26/03).

Linda menjelaskan, Ida Budiati menjadi satu-satunya perempuan yang menjadi anggota KPU.

"Sebagai perempuan satu-satunya di jajaran anggota KPU kami mengharapkan Ida Budiati bisa terpilih," katanya.

Menurut Linda, apabila Ida terpilih sebagai ketua KPU maka sesuai dengan program pengarusutamaan gender mengenai keterwakilan perempuan di lembaga yudikatif, eksekutif maupun lainnya.

Linda mengaku dirinya menyayangkan hanya ada satu perempuan yang duduk di jajaran anggota KPU.

"Untuk itu kami berharap Ida yang nantinya akan memimpin KPU," katanya.

Sementara itu, sebanyak tujuh anggota KPU periode 2012-2017 terpilih melalui rapat pleno Komisi II DPR di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Kamis (22/3) malam.

Sebanyak tujuh anggota KPU tersebut yakni, Ida Budhiati dan Sigit Pamungkas yang masing-masing memperoleh 45 suara, Arief Budiman memperoleh 43 suara, Husni Kamil Malik memperoleh 39 suara.

Kemudian, Ferry Kurnia Rizkiansyah dan Hadar Nafis Gumay masing-masing memperoleh 35 suara, dan Juri Ardiantoro memperoleh 34 suara.

Mereka terpilih dari 14 calon anggota KPU yang telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi II DPR RI pada 19-22 Maret 2012.

Calon yang gagal terpilih sebagai anggota KPU periode 2012-2017 adalah, Hasyim Asy'ari (32 suara), Ari Darmastuti (31 suara), dan Enny Nurbaningsih (23 suara), Muhammad Najib (3 suara), Mohammad Adhy Syahputra Aman (1 suara), Zainal Abidin (1 suara), dan Evie Ariadne Shinta Dewi sama sekali tidak mendapat suara.(El)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar