Santa Cruz (Harare) - Anggota Parlemen Zimbabwe menyarankan agar para perempuan mencukur rambutnya dan dipaksa untuk jarang mandi, hal itu ditujukan untuk menekan penyebaran virus HIV AIDS.
Senator Morgan Femai yakin, penyebaran virus HIV AIDS di negaranya disebabkan karena para lelaki sangat mudah tertarik dengan seorang perempuan cantik. Menurutnya, hukum baru perlu ditetapkan di Zimbabwe agar perempuan terlihat tidak terlalu cantik, guna menyelamatkan lelaki dari penyakit HIV AIDS.
Femai percaya perempuan lebih rentan terjangkit HIV dibanding lelaki. "Organ perempuan bersifat lebih lembab, itu alasan mereka gampang terkena HIV," katanya. Tidak cuma ingin melarang mandi, senator dari partai oposisi Gerakan Perubahan Demokratik (MDC) ini juga meminta setiap perempuan menggunduli rambut supaya makin tidak menarik.
Femai yang juga adalah senator dari partai oposisi Gerakan Perubahan Demokratik (MDC) bahkan menilai, penting bagi perempuan untuk mengikuti tradisi umat Kristen Apostolik, yang terkadang mencukur habis rambutnya
.
"Pemerintah Zimbabwe seharusnya memberlakukan hukum yang memaksa perempuan agar mencukur rambutnya seperti apa yang dilakukan oleh umat Apostolik. Mereka juga tidak perlu mandi," ujar Femai, seperti dikutip Daily Mail, Senin (14/05).
Belakangan ini, virus HIV AIDS terbukti melanda Zimbabwe. Sekira 14 persen dari total populasi Zimbabwe terjangkit virus mematikan itu akibat perilaku seks bebas. Opini Femai yang dinilai sangat heboh itu muncul saat Parlemen Zimbabwe menggelar sebuah konferensi untuk membahas kebijakan pemerintah di bidang kesehatan.
Pada 2011 lalu, senator lain di Zimbabwe, Sithembile Mlotsha mendapat kritik pedas setelah mengeluarkan komen yang dinilai cukup menghebohkan parlemen.
Senator Sithembie Mlotshwa dari Partai MDC menyatakan ilmuwan negara itu perlu membuat obat supaya pria enggan memakai jasa pelacur. Ide nyeleneh itu juga dilontarkan buat menangkal HIV.(el)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar