Selasa, 29 Mei 2012

Gadis Dikurung Dan Diberi Makanan Babi Bertahun-tahun

Santa Cruz (Sarajevo) - Seorang gadis Jerman telah diselamatkan oleh polisi Bosnia setelah ia diduga disandera oleh pasangan suami-istri selama delapan tahun dan dipaksa makan makanan babi serta menarik gerobak. 

Seorang tetangga yang mengeluarkan peringatan memberitahu AFP ia menyaksikan pasangan tersebut sedang memperlakukan anak gadis itu, yang kini berusia 19 tahun, seperti binatang. 

Milenko dan Slavojka Marinkovic ditangkap di rumah mereka di satu desa di wilayah Tuzla, bagian barat-laut Bosnia-Herzegovina, setelah polisi menerima pemberitahuan dari tetangga tersebut, Sead Makalic, awal Mei. "Mereka menyekap dia, tak mengizinkan dia berhubungan dengan orang lain, juga tidak ke sekolah," kata Juru Bicara Polisi Admir Arnautovic kepada stasiun televisi FTV. 

"Mereka memperlakukan dia secara tidak manusiawi dan menyiksanya." Pasangan itu ditangkap pada 17 Mei, tapi polisi pada Ahad (27/5) mengatakan mereka tak bisa mengungkapkan perincian lebih lanjut mengenai kasus tersebut, sementara jaksa tak bisa dimintai komentar, demikian laporan AFP yang dipantau di Jakarta, Senin malam.

 Anak perempuan itu, yang namanya tak disebutkan oleh polisi, telah dibawa ke rumah aman dan mendapat perawatan medis, kata beberapa penyelidik sebagaimana dikutip FTV. Makalic mengatakan ia pertama kali melihat anak perempuan Jerman tersebut muncul di desa Karavlasi bersama ibu dan dua saudarinya tapi tak terlalu memperhatikan kedatangannya. 

 "Saat itu saya membantu mereka (pasangan Marinkovi) membangun rumah mereka dan saya tak memperhatikan," kata Makalic. Beberapa tahun kemudian, ia mengatakan ia melihat anak perempuan itu makan labu dan jagung yang digunakan untuk memberi makan babi pasangan Bosnia tersebut. Satu hari, katanya, ia melihat mereka membuat anak perempuan itu menarik gerobak "

sementara pasangan tersebut duduk di gerobak itu". Ia mengatakan ia telah berusaha memberitahu polisi sebelumnya. "Namun ketika polisi datang, mereka menyembunyikan anak perempuan tersebut," kata Makalic. Awal tahun ini Makalic tak melihat anak perempuan itu selama sekitar setahun dan diberitahu oleh pasangan tersebut bahwa anak perempuan itu berada di Jerman. 

Tapi "ketika saya melihat dia lagi pada 15 Mei, saya mengambil gambar dia dengan menggunakan telefon genggam dan pergi untuk memberitahu polisi", katanya. Namun Miko Marinkovic, saudara tersangka yang telah kembali dari Austria tempat ia tinggal, pada Ahad memberitahu AFP di Karavlasi bahwa tuduhan tersebut tak lebih daripada kebohongan. "Kami tak pernah memperlakukan dia dengan buruk," kata Marinkovic. "Itu akan terbukti." (el)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar