Santa Cruz (Jakarta) - Seorang atlet lari wanita ditangkap oleh pihak Kepolisian India atas tuduhan pemerkosaan. Tak hanya itu, pelapornya juga menuduh Pinki Pramanik yang adalah atlet lari wanita asal Indian sebagai pria menyamar menjadi wanita.
Tuduhan itu disampaikan oleh rekan Pramanik, yang juga merupakan seorang wanita. Namun, Pramanik menampik semua tuduhan dan menolak menjalani tes untuk memastikan jenis kelaminnya.
"Sepanjang karier saya sebagai atlet, saya telah berkali-kali menjalani tes. Mengapa saya harus setuju untuk menjalani tes konyol semacam itu?," kata Pramanik seperti dikutip Times of India, dilaporkan kantor berita BBC, Jumat (15/06).
Menurut petugas kepolisian Baguihati, Kolkata, wanita yang menjadi rekan Pramanik melaporkan penyabet tiga medali emas South Asia Games di Kolombo itu, karena kesal diberi janji palsu.
"Sepanjang karier saya sebagai atlet, saya telah berkali-kali menjalani tes. Mengapa saya harus setuju untuk menjalani tes konyol semacam itu?," kata Pramanik seperti dikutip Times of India, dilaporkan kantor berita BBC, Jumat (15/06).
Menurut petugas kepolisian Baguihati, Kolkata, wanita yang menjadi rekan Pramanik melaporkan penyabet tiga medali emas South Asia Games di Kolombo itu, karena kesal diberi janji palsu.
"Pelapor mengatakan bahwa atlet wanita ini sebenarnya adalah pria, dan mereka telah tinggal bersama selama beberapa bulan. Atlet ini berjanji akan menikahi pelapor, namun kemudian membatalkannya," kata seorang petugas polisi senior di kepolisian Baguihati, Kolkata.
Menyikapi kasus ini, Federasi Atlet India menyatakan mereka belum akan mengambil tindakan hingga penyelidikan polisi selesai, dan hasil pemeriksaan medis wanita 27 tahun ini didapat.
Pinki Pramanik adalah atlet lari wanita jarak 400 meter dan 800 meter. Dia memenangi emas untuk lari jarak 4 x 400 meter di ajang Doha Asiad pada 2006, serta medali perak di Melbourne Commonwealth Games 2006 untuk cabang yang sama. (el)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar