Kedua benteng ini letaknya berdekatan, sama-sama di pusat kota serta dekat dengan Kedaton Kie, Singgasana Sultan Tidore. Hanya 30 menit dari Pelabuhan Rum, Anda bisa naik bentor atau mobil sewaan menuju tempat ini.
Foto: bd/dtc
Untuk mencapai benteng, dibutuhkan
stamina ektra. Anda harus melewati puluhan anak tangga dan teriknya
sinar matahari. Akan tetapi, udara sejuk dan pepohonan hijau akan
memberikan kesegaran selama perjalanan. Memasuki benteng ini gratis,
alias tidak bayar.
Setibanya di benteng, pemandangan laut yang biru dan Pulau Halmahera akan menyambut Anda. Jika cuaca sedang cerah, maka akan menghasilkan gambar foto yang sangat bagus. Hamparan laut yang berwarna biru dan jernih serta hamparan karang akan sungguh menggoda.
Setibanya di benteng, pemandangan laut yang biru dan Pulau Halmahera akan menyambut Anda. Jika cuaca sedang cerah, maka akan menghasilkan gambar foto yang sangat bagus. Hamparan laut yang berwarna biru dan jernih serta hamparan karang akan sungguh menggoda.
Tidak hanya itu, Anda juga dapat
melihat Kota Tidore dari ketinggian. Kedaton Kie dengan atap yang
berwarna biru dapat Anda lihat dari kedua benteng ini. Ditambah dengan
perahu-perahu yang melintas, dijamin Anda akan betah berlama-lama di
sana.
Kedua benteng ini memang tidak diketahui persis tahun pembuatannya. Konon, benteng ini digunakan untuk melihat kapal-kapal yang hendak menyerang markas Portugis pada saat itu. Ingat, untuk selalu hati-hati dan perhatikan langkah Anda.
Kedua benteng ini memang tidak diketahui persis tahun pembuatannya. Konon, benteng ini digunakan untuk melihat kapal-kapal yang hendak menyerang markas Portugis pada saat itu. Ingat, untuk selalu hati-hati dan perhatikan langkah Anda.
Pemandangan dari kedua benteng ini sungguh menakjubkan. Suatu pemandangan yang sangat mahal harganya. (el)
Catatan: Data ini diperoleh dari beritadaerah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar