Santa Cruz (Bali) - Bagi sebagian orang yang gemar akan wisata laut dan kegiatan bahari lainnya pasti akan menyelipkan kegiatan snorkeling dan diving dalam agenda liburannya.
Apalagi kalau tujuan wisatanya memiliki nilai sejarah masa lalu, pastinya akan menambah semangat liburan.Ternyata Pulau Bali juga memiliki sepotong sejarah dari Perang Dunia II.Selamat datang di Tulamben! Sebuah diving spot yang terletak di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, sekitar 104 km ke arah timur dari Denpasar.
Nama Tulamben berasal dari Batulambih, yang berarti "banyak batu", merujuk pada letusan Gunung Agung yang banyak mempengaruhi tempat ini sepanjang masa. Nama ini berubah menjadi Batulamben, dan akhirnya Tulamben.
Yang menjadi signature spot lokasi diving ini adalah bangkai kapal USAT LIBERTY yang tergolek di kedalaman 10 m sampai dengan 30 m di bawah permukaan air. Sejarahnya kapal kargo milik AS ini karam setelah ditorpedo oleh kapal selam Jepang pada tahun 1942.
Kapal Liberty ini memiliki panjang sekitar 120 meter dan spot menyelam ini cocok bagi penyelam kelas pemula sampai dengan kelas profesional sekalipun. Berbagai macam fasilitas kapal seperti senjata, rantai, jangkar, kabin, dan lambung kapal pun masih dapat terlihat jelas oleh siapa pun yang menyelami bangkai kapal ini. Karena titik penyelamannya mudah dijangkau, maka saat musim liburan tiba, bangkai kapal ini dikunjungi setidaknya sampai 100 orang setiap harinya.
Tidak hanya bangkai kapal ini saja yang menarik perhatian diving spot Tulamben. Kehidupan bawah laut di sini juga kaya ragam dan warna. Berbagai macam terumbu karang dan ikan tropis senantiasa menghibur mata para penyelam yang mampir ke titik penyelaman ini.
Salah satu spot menyelam yang juga ramai dikunjungi adalah The Coral Garden di kedalaman 5 m sampai dengan 30 m. Menurut para diver expert setempat, waktu terbaik untuk mengunjungi lokasi ini adalah bulan Juli sampai dengan bulan Oktober karena saat itu arus airnya tenang dan cuacanya relatif baik.
Bila beruntung saat berkunjung ke taman laut Tulamben sekali waktu, kita dapat menjumpai ikan Pari Manta (Manta Ray). Belum puas menyelam? Bergeraklah beberapa kilometer ke arah timur Tulamben.
Anda akan menjumpai terumbu karang Amed yang terkenal dengan pasir hitamnya. Pemandangan bawah airnya tidak kalah dengan lokasi penyelaman lain di Pulau Bali lho.
Jangan kuatir juga untuk berlibur di kawasan Tulamben karena fasilitas pendukung pariwisata di tempat ini lengkap juga. Selamat bersenang-senang di bawah air ya!. (El).
Sumber: komhukum




Tidak ada komentar:
Posting Komentar