Santa Cruz (Jakarta) - Saat para ibu sibuk dengan tugas rumah maupun pekerjaan kantornya, mereka lebih memilih susu formula untuk menggantikan ASI yang mereka berikan kepada buah hatinya.
Namun apa jadinya bila susu formula yang dianggap bisa membantu mereka, malah membawa dampak lain kepada anak mereka.
Hal inilah yang terjadi di Beijing ( China ), setelah tahun 2008 kemarin setidaknya enam bayi meninggal dan 300.000 lainnya sakit setelah minum susu tercemar melamin.
Kini Sebuah produsen susu China diperintahkan untuk menghentikan produksi setelah racun yang dapat menyebabkan kanker ditemukan dalam susu formula bayi perusahaan tersebut, kata pengawas kualitas susu China, dalam ketakutan terbaru negara tersebut terhadap susu formula yang beredar.
Ava Dairy Co. Ltd telah memulai penarikan kembali setelah aflatoksin berkadar tinggi, yang disebabkan oleh jamur, ditemukan dalam produk yang dibuat antara Juli dan Desember, kata pengawas sistem tersebut, menurut kantor berita resmi Xinhua.
Susu formula tersebut kebanyakan dijual ke supermarket di Hunan dan Guangdong, kata Li Yuanping, juru bicara General Administration of Quality Supervision, Inspection and Quarantine China.
Aflatoksin dapat ditemukan dalam susu setelah sapi mengkonsumsi pakan yang terkontaminasi oleh jamur dan dapat meningkatkan risiko kanker, termasuk kanker hati, menurut World Health Organisation (WHO).
Aflatoxin bisa ditemukan pada susu yang dihasilkan oleh sapi yang mengkonsumsi pakan ternak terkontaminasi bakteri atau jamur. Menurut WHO, racun bakteri itu bisa meningkatkan risiko kanker, termasuk kanker hati.
China mencoba menindak pelanggaran keamanan produk untuk meyakinkan warga dan mengembalikan kepercayaan dalam pemerintahan setelah serangkaian skandal tingkat tinggi.
Kasus terbaru itu terjadi hanya sebulan setelah pembuat susu Yili mulai menarik susu formula bayi ketika pejabat berwenang menemukan tingkat merkuri yang tinggi. Dan pada Desember, aflatoksin ditemukan pada susu yang diproduksi oleh perusahaan susu terkemuka, Mengniu Dairy Group.
Skandal keamanan susu di China bukan pertama kali terjadi pada tahun ini. Bulan lalu sebuah produsen susu formula bayi di China juga menarik produknya karena mengandung merkuri dalam dosis tinggi. (el)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar