Santa Cruz (Jakarta) - Sheng Fi , seorang wanita di China gagal bunuh diri setelah niatnya itu digagalkan oleh seluruh anggota keluarganya dan polisi.
Menurut Daily Mail, Senin (20/08), insiden itu terjadi pada 14 Agustus 2012 di Zhanjiang, provinsi Guangdong. Sheng Fi tersebut hendak mengakhiri hidupnya dengan melompat dari apartemen tempatnya tinggal.
Namun usahanya itu gagal setelah beberapa anggota keluarganya berhasil menangkap kakinya dan menariknya walaupun harus mendapat perlawanan keras dari Sheng yang ingin mengakhiri hidupnya dengan menghantam aspal yang terletak 30 meter di bawahnya.
Belakangan, diketahui bahwa Sheng memutuskan mengakhiri hidupnya lantaran merasa bersalah telah membunuh keponakannya.
Sebelum memutuskan bunuh diri, Sheng mengaku mencekik keponakannya yang baru berusia empat tahun hingga tewas dan membuang mayatnya dari atap. Hal ini dilakukannya lantaran kesal setelah bertengkar dengan adik iparnya, ibu dari bocah itu.
Sebelum memutuskan bunuh diri, Sheng mengaku mencekik keponakannya yang baru berusia empat tahun hingga tewas dan membuang mayatnya dari atap. Hal ini dilakukannya lantaran kesal setelah bertengkar dengan adik iparnya, ibu dari bocah itu.
Lolos dari tewas karena bunuh diri, Sheng terancam hukuman mati karena telah membunuh bocah malang tersebut.
China adalah negara keempat dengan angka bunuh diri tertinggi setelah Latvia, Kazakhstan dan Korea Selatan. Tahun 2010, tercatat 22,23 dari 100.000 orang dilaporkan bunuh diri di China.
China adalah negara keempat dengan angka bunuh diri tertinggi setelah Latvia, Kazakhstan dan Korea Selatan. Tahun 2010, tercatat 22,23 dari 100.000 orang dilaporkan bunuh diri di China.
Tahun lalu, Biro Kesehatan Beijing mencatat, lebih dari dua juta percobaan bunuh diri terjadi tiap tahunnya. Di antara yang bunuh diri berusia antara 15-34 tahun. (el)
Inilah videonya:
Inilah videonya:




Tidak ada komentar:
Posting Komentar