Selasa, 27 Maret 2012

"Gladiator" Frazier Meninggal Dunia

Santa Cruz (Deerfield Beach)- Mantan juara tinju kelas berat dunia Joe Frazier, meninggal dunia dalam usia 67 tahun, Senin, karena mengidap kanker hati. Promotor tinju legendaris Don King langsung menyatakan hormatnya kepada Frazier

"Smokin" Joe, nama julukan petinju yang terkenal dengan trilogi pertarungan epik lawan Muhammad Ali dan King mempromosikan mereka pada laga terakhir 1975 yang dijuluki dengan julukan "Thrilla in Manila".

King (80) yang juga mempromosikan laga hebat lain seperti "Rumble in the Jungle" antara Ali dan George Foreman di Zaire pada 1974, mengatakan bahwa Frazier adalah seorang petinju yang amat berani.

"Smokin' Joe Frazier merupakan juara kelas berat dunia yang paling hebat di atas dan di luar panggung," kata King dalam pernyataannya.

"Ia merupakan gladiator hebat. Ketika 'Smokin' Joe naik ring, kita akan melihat seorang petinju yang betul-betul akan bertinju. Saya bangga mengenal dan mempromosikannya dan saya mendapat kehormatan dengan memanggilnya kawan," katanya.

"Keberanian 'Smokin' Joe terlihat di "The Thrilla in Manila" - ketika ia membalas pukulan Ali dengan sepadan yang akan diingat para penggemarnya di seluruh dunia sepanjang masa," katanya.

"Pertandingan itu paling dramatis sepanjang sejarah. Sifat ksatrianya terlihat ketika ia masih akan bangkit pada lonceng ronde ke-15, tapi pendampingnya Eddie Futch meminta agar ia berhenti. Hal itu menunjukkan ia akan tetap bertanding pada hari-hari lainnya dan akan tetap memberi harapan pada semua orang," katanya.

King, yang juga amat sukses bermitra dengan Mike Tyson pada masa puncaknya, mengatakan Frazier sudah menyumbangkan sesuatu yang amat besar bagi keturunan Afrika-Amerika sehingga mendapatkan pengakuan di Amerika Serikat.

"Kita tidak bisa anggap enteng dengan sumbangsih yang sudah dilakukan Smokin' Joe dan Ali, yang membuat jarak semakin tipis antara kulit hitam dan lingkungannya, karena bakat mereka yang amat besar dan relevan," kata King.

Sedangkan "The Thrilla in Manila" membuat kesan terhadap Amerika semakin besar.

Ia tidak saja merupakan petinju besar, tetapi juga orang yang hebat. Ia bertanding dengan keberanian dan komitmen pada saat orang Afrika-Amerika sedang berjuang keras mendapatkan emansipasi dan rasa hormat dari orang lain.

"'Smokin' Joe membawa kehormatan, kejayaan dan kebanggaan pada bangsanya, bangsa Amerika, serta mempersatukan negara bangsa lewat olahraga," kata King. (El)




























Tidak ada komentar:

Posting Komentar