Santa Cruz (Jakarta )- Yosia L. Tanamal , korban pembunuhan di Cafe Bakudapa jalan Wahid Hasyim No 116 Jakarta Pusat ternyata adalah kader Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia.
Kapolsek Menteng, Kompol Didi H mengatakan awalnya pelaku bertemu dengan korban di dalam cafe. Kemudian mereka terlibat cekcok mulut.
"Korban Tanamal dan pelaku Yacobus bersama rekannya bertemu Cafe Bakudapa, mereka saling ejek," ujar Didi di Mapolsek Menteng kepada wartawan, Jumat (4/11).
Berdasarkan informasi yang diperoleh Komhukum.Com dari Kepolisian Sektor bahwa kasus pembunuhan ini terjadi di Cafe Bakudapa Jalan Wahid Hasyim, Sabang Jakarta Pusat sekitar pukul 03.40 Jumat dinihari tadi. Pelaku utama yang diduga berinisial YR telah diamankan pihak kepolisian.
Polsek Menteng juga telah memeriksa 2 orang saksi utama yaitu JH dan AH. Kedua saksi tersebut mengetahui persis kejadian ini dan yang paling utama kedua saksi ini adalah teman dari pelaku.
Selain itu, polisi telah mengamankan sebuah barang bukti sebuah senjata tajam berupa parang panjang yang ditemukan di lokasi tempat mobil pelaku mengalami kecelakaan hebat di kolam air mancur Jalan Teuku Umar. Diduga barang bukti ini dicoba dihilangkan oleh pelaku karena ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi kecelakaan.
Pelaku kini telah ditahan di Mapolres Jakarta Pusat. Sementara jenazah korban dibawa ke RSCM untuk diautopsi. Pelaku diancam dengan pasal 351 (3) KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan matinya seseorang dengan penjara maksimal 12 tahun penjara. (El)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar