Selasa, 27 Maret 2012

Warga Amerika Tolak Gereja Terlibat Dalam Politik

Santa Cruz (Washington)- Sebanyak 54 persen rakyat Amerika berpikir bahwa gereja harus hengkang dari kegiatan politik, hal itu berdasarkan jajak pendapat yang diumumkan Pew Reseach Center pada Rabu.

Pew mengumumkan hasil jajak pendapat itu sepanjang kampanye presiden yang diwarnai dengan isu agama. Pew mengatakan jajak pendapat itu merupakan jajak pendapat ketiga dalam empat tahun terakhir.

Jajak pendapat itu bertujuan untuk mengungkap bahwa rakyat Amerika yang menyukai gereja berbicara mengenai permasalahan politik dan sosial dikalahkan oleh mereka yang percaya bahwa seharusnya hal itu tidak dilakukan.

Dari 1.503 orang dewasa yang diteliti melalui telepon pada 7-11 Maret, Pew mengatakan 40 persen di antaranya percaya bahwa gereja dan rumah ibadah lainnya " harus menyampaikan pandangan mereka mengenai berbagai pertanyaan sosial dan politik." Sebanyak 60 persen dari responden Katolik mengatakan bahwa gereja seharusnya menjaga jarak dari permasalahan politik, berdasarkan apa yang Pew temukan.

Awal bulan ini, Kardinal New York Timothy Dolan --pemimpin yang bersuara lantang dalam Konferensi Uskup Katolik Amerika-- mengatakan gereja terpanggil untuk menjadi "sangat aktif, informatif dan terlibat dalam politik." Gereja Katolik dengan tegas menentang proposal Presiden Barack Obama mengenai rencana kesehatan semua pekerja ---termasuk berbagai afiliasi institusi agama seperti rumah sakit -- untuk menutupi biaya kontrasepsi.

Penelitian Pew itu juga menemukan 38 persen orang Amerika mengatakan terlalu banyak "ekspresi keyakinan beragama dan doa yang digunakan oleh pemimpin politik." Dan 30 persen yang lain mengatakan hanya sedikit.

"Persentase menyebutkan terlalu banyak ekspresi dan terus meningkat hingga setiap lini partai, namun pandangan ini menyebar luas baik di Demokrat ataupun Republikan," ujar Pew dalam ringkasan penelitiannya.

Pew yang menerbitlkan setiap rincian penelitiannya itu di terbitkan di situs miliknya (www.pewforum.org), dan mengatakan penelitian itu memiliki batas atas dan bawah sebesar tiga persen. (El)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar