Minggu, 20 Mei 2012

Pesawat Yang Jatuh di Keangkeran Gunung Salak

Santa Cruz (Jakarta) - Gunung Salak yang berdiri anggun di wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat kini menjadi perbincangan semua kalangan masyarakat setelah insiden jatuhnya Sukhoi Superjet 100 buatan negeri Beruang Merah. 
Kisah jatuhnya Sukhoi mengundang banyak cerita baik yang bersifat mistis magis maupun sejuta keangkeran dari gunung dengan tiga puncak terkenal itu. Pasalnya Gunung dengan ketinggian 2.221 meter ini mengandung keindahan original yang dikagumi oleh banyak pecinta alam namun ternyata di balik itu telah menyimpan banyak kecelakaan yang menimpa beberapa "Burung besi". 

Hingga peristiwa 09 Mei 2012 yang telah menghancurkan kemegahan pesawat Sukhoi superjet 100 ada beberapa kecelakaan serupa yang pernah terjadi di gunung yang selalu diselimuti kabut tebal tersebut. Beberapa kecelakaan yang terjadi di Gunung Salak maupun kawasan sekitar gunung Salak dan sempat dicatat media antara lain: 

 1. 10 Oktober 2002 
Pesawat Trike bermesin PKS 098 jatuh di Lido, Bogor dan satu orang dinyatakan tewas.

 2. 29 Oktober 2003
Helikopter Sikorsky S-58 jenis Twinpac dengan nomor H-3408 milik TNI Angkatan Udara jatuh di areal kebun kacang dan tanaman singkong di dalam pangkalan udara militer Atang Sanjaya, Bogor. 

Pangkalan udara ini terletak di kaki Gunung Salak. Tujuh anggota TNI AU, yakni dua penerbang dan lima kru mekanik tewas seketika setelah helikopter buatan Amerika pada 1970 itu terhempas.

 3. Tanggal 15 April 2004
 Pesawat Paralayang Red Baron GT 500 milik Lido Aero Sport, jatuh di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Korban 3 orang tewas.

 4. 20 Juni 2004
 Pesawat Cessna 185 Skywagon, jatuh di Danau Lido, Cijeruk, Bogor. 5 orang tewas. Atlet terjun payung bernama Edy Cristiono tewas juga dalam peristiwa itu. 

5. 26 Juni 2008 
Pesawat Cassa TNI AU A212-200 jatuh di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. 18 Penumpang dinyatakan tewas akibat kecelakaan itu. 6. 30 April 2009 Pesawat latih Donner milik Pusat Pelatihan Penerbangan Curug jatuh di Kampung Cibunar, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo,Kabupaten Bogor. Korban: 3 tewas.

 7. 09 Mei 2012 
Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang sedang melakukan joy flight saat pengetesan dan promosinya untuk maskapai-maskapai di Indonesia, hilang kontak di kawasan Gunung Salak, Bogor, 09 Mei 2012 pada kordinat 6°43’1.8174”S 106°44’40.5575”. 

Sehari setelahnya dipastikan pesawat buatan Rusia itu jatuh di lereng Gunung Salak. Badan pesawat pecah berkeping-keping. Dalam pesawat tersebut, terdapat 45 penumpang, 8 di antaranya merupakan kru asal Russia. Tak hanya pesawat, manusia yang sedang mendaki pun ‘hilang kontak’ di kawasan Gunung Salak. 

Pada April 1987 lalu, tujuh siswa STM Pembangunan, Jakarta Timur, ditemukan tewas di kawasan gunung itu. Mereka terperosok ke jurang di Curug Orok yang memiliki kedalaman sekitar 400 meter di punggung gunung. Dari Wikipedia, Gunung Salak lebih populer sebagai ajang tempat pendidikan bagi klub-klub pecinta alam, terutama sekali daerah punggungan Salak II. Ini dikarenakan medan hutannya yang rapat dan juga jarang pendaki yang mengunjungi gunung ini.

 Gunung ini memiliki jalur yang cukup sulit bagi para pendaki pemula. Hal ini dikarenakan di jalur yang dilewati jarang ditemukan cadangan air. Meski tergolong sebagai gunung yang rendah, tetapi Gunung Salak memiliki keunikan tersendiri baik karakteristik hutannya maupun medannya. (el)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar