Minggu, 20 Mei 2012

Meniti Jejak Sekolah Prostitusi di Negeri Belanda


Santa Cruz (Jakarta) - Berbicara soal dunia prostitusi selalu menimbulkan sterotipe buruk bagi khayalak ramai karena hal ini dinilai tidak bermoral dan tidak etis dihidupi dalam kehidupan manusia.



Namun seorang mantan mucikari di Belanda membuat satu gebrakan yang terasa asing di mana ia mendirikan sekolah untuk belajar jadi pelacur. Sekolah dengan nama yang cukup hebat Hanky Panky School.

Bahkan kurikulumnya disusun sedemikian rupa agar para lulusannya boleh menjalankan profesinya lebih profesional, lebih banyak menghasilkan uang dan akhirnya boleh lebih awal kerja dengan bekal keuangan yang cukup.



Elene Vis (43) yang sebelumnya heboh gara-gara buku autobiografinya Escort Queen with Turbopower, membuka sekolahnya di Amsterdam beberapa waktu lalu yang menawarkan ilmu pemasaran eksklusif.

“Anda boleh menyebutnya teknik pemasaran. Anda harus punya ketrampilan menjual, tak peduli yang Anda jual tubuh sendiri atau peralatan rumah tangga. Prinsipnya tetap saja sama,” kata Elene katanya seperti dimuat di sejumlah media.

Belanda yang melegalkan industri seks membuat distrik-distrik lampu merah di ibu kota menjadi tujuan utama pelancung dalam dan luar negeri serta menghasilkan jutaan euro per tahunnya. Sektor ini juga penyumbang cukai yang cukup besar bagi negara.

Menurut Elene, para pekerja seks komersial yang bekerja lewat agensinya boleh mendapat 6000 euro per bulannya, dengan hanya 40 jam kerja. Itulah sebabnya ia lalu mendirikan sekolah tersebut.


“Kami memberikan training untuk mendapatkan hidup yang lebih baik dan uang lebih banyak dari pekerjaan mereka,” katanya.

Dengan biaya 450 euro per orang para ‘murid’ akan diberi perlajaran dalam bentuk tutorial dan video presentasi tentang berpikir positif dan teknik-teknik bercinta, termasuk ajaran Kama Sutra. Selain dirinya sendiri, Elene juga menyewa tenaga pengajar lainnya untuk subjek yang berbeda, seperti bagaimana berpakaian yang sesuai.

“Intinya setiap orang boleh jadi cantik, dengan menonjolkan kekuatan dan menutupi kelemahan Anda. Anda harus sadar seperti apa penampilan Anda di mata orang lain,” tambahnya.


Menurut Elene, cara berpikir positip dan rasa percaya diri amat penting untuk membuat klien lebih betah dan menghabiskan waktu lebih lama. “Seks 10 menit tidak akan menghasilkan banyak uang,” katanya.

Prostitusi telah menjadi profesi legal di Belanda sejak 1988. Mereka mulai membayar pajak pendapatan sejak tahun 1996 dan rumah prostitusi.(el)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar