PS (Bajawa) - Alam masih menaburkan kepekatan awan dipukul 12.30 Wita ketika saya memasuki kota Bajawa yang merupakan pusat dan ibukota Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Animo petualangan untuk mereguk berbagai pesona Kabupaten penghasil kopi ini dan diiktiar sebagai kota dingin membuat penasaran diri saya.
Setelah sedikit menghilangkan rasa dingin dengan menghisap rokok Marlboro ace blast dan meneguk nikmatnya kopi asli torabika di Cafe Media (cafe kopi di kabupaten ini), saya mencoba mencari informasi mengenai pesona alam yang ada dekat kota dengan indahnya Gereja santo Joseph yang tepat berada di tengah-tengah jantung kota ini.
Air Terjun Ogi. Itulah sepintas kalimat yang dikatakan oleh salah satu warga ketika saya bertanya tentang pesona alam di kabupaten ini. "Kira-kira enam kilometer dari sini pak. Hanya jalannya agak rusak. Hati-hati saja apalagi sekarang lagi musim hujan," katanya ramah.
(Gereja St. Joseph Tepat Berada di Tengah Kota Bajawa)
Tanpa pikir panjang, saya pun memacu motor King saya menuju daerah ini. Jalan menurun dengan aspal-aspal yang mulai membelah menciptakan tantangan sendiri bagi perjalanan saya kali ini. Hal ini ditambah dengan pekatnya kabut dari pegunungan Wolobobo dan desiran angin dingin yang menggigilkan dari puncak Gunung Inerie.
Perjalanan menuju kawasan air terjun ini tidak membutuhkan waktu yang lama sebab sangat mudah dan cepat dijangkau hanya sekitar setengah jam saja. Air terjun ini terletak di Desa Ogi maka dari itu dinamakan Air Terjun Ogi.
Terletak sekitar 6 km dari pusat kota Bajawa, petunjuk menuju air terjun ini memang sama sekali tidak ada di marka jalan sehingga Anda harus bertanya kepada pihak hotel atau penduduk lokal mengenai keberadaan air terjun. Petugas-petugas hotel di Bajawa ini juga sangat berguna sebagai guide jalanan untuk wisata di sekitar Bajawa terutama wisata ala backpacker yang penuh petualangan.
Petunjuk yang pasti didapatkan adalah untuk mencari pom bensin (SPBU) yang memang cuma ada satu-satunya di Bajawa. Dari sana Anda hanya lurus saja mengikuti jalan sampai menemukan persawahan dan rumah di ujungnya.
Bila Anda bingung jangan takut tersasar sebab kawasan Desa Ogi ini suka banyak penduduk yang lalu lalang terutama petani. Dari sana Anda harus memakirkan kendaraan untuk berjalan kaki menuju air terjun tidak terlalu jauh jaraknya hanya beberapa ratus meter mengikuti arah gemuruh air terjun.
Dengan dipandu suara gemuruh air yang jatuh Anda akan menemukan air terjun yang sangat deras debitnya hingga tidak pernah ada seorang pun yang mencoba untuk duduk di bawahnya. Air terjun ini tidak melewati perantara apapun saat mengalir jatuh ke sungai atau dapat dikatakan airnya langsung jatuh dari atas ke bawah sehingga wajar saja bila intensitas kederasan airnya kencang. Tinggi Air Terjun Ogi kira-kira sekitar 30 meter dari permukaan tanah.
Perjalanan menuju kawasan air terjun ini tidak membutuhkan waktu yang lama sebab sangat mudah dan cepat dijangkau hanya sekitar setengah jam saja. Air terjun ini terletak di Desa Ogi maka dari itu dinamakan Air Terjun Ogi.
Terletak sekitar 6 km dari pusat kota Bajawa, petunjuk menuju air terjun ini memang sama sekali tidak ada di marka jalan sehingga Anda harus bertanya kepada pihak hotel atau penduduk lokal mengenai keberadaan air terjun. Petugas-petugas hotel di Bajawa ini juga sangat berguna sebagai guide jalanan untuk wisata di sekitar Bajawa terutama wisata ala backpacker yang penuh petualangan.
Petunjuk yang pasti didapatkan adalah untuk mencari pom bensin (SPBU) yang memang cuma ada satu-satunya di Bajawa. Dari sana Anda hanya lurus saja mengikuti jalan sampai menemukan persawahan dan rumah di ujungnya.
Bila Anda bingung jangan takut tersasar sebab kawasan Desa Ogi ini suka banyak penduduk yang lalu lalang terutama petani. Dari sana Anda harus memakirkan kendaraan untuk berjalan kaki menuju air terjun tidak terlalu jauh jaraknya hanya beberapa ratus meter mengikuti arah gemuruh air terjun.
Dengan dipandu suara gemuruh air yang jatuh Anda akan menemukan air terjun yang sangat deras debitnya hingga tidak pernah ada seorang pun yang mencoba untuk duduk di bawahnya. Air terjun ini tidak melewati perantara apapun saat mengalir jatuh ke sungai atau dapat dikatakan airnya langsung jatuh dari atas ke bawah sehingga wajar saja bila intensitas kederasan airnya kencang. Tinggi Air Terjun Ogi kira-kira sekitar 30 meter dari permukaan tanah.
(Kota Bajawa Dari Ketinggian)
Bila Anda tidak menceburkan diri ke sungainya pun, hanya berada di pinggi air terjun pasti baju Anda juga akan basah terkena cipratannya. Air yang jatuh tadi mengaliri sungai yang dipenuhi bebatuan dan langsung menuju selokan yang mengarah ke sawah warga. Jadi air yang berasal dari air terjun ini juga dimanfaatkan untuk mengairi sawah di deka lokasi. Di samping-samping air terjun ternyata ditemukan anak tangga serta tempat untuk berfoto ria yang bisa mengantar wisatawan yang datang untuk sampai ke puncak air terjun dengan melewati sedikit bagian hutan serta melakukan lukisan cahaya.
Kederasan debit air terjun ini bahkan sampai dimanfaatkan oleh PLN untuk dijadikan energi listrik yang terbukti dari adanya rumah kecil berlogo PLN yang berdiri dekat air terjun ini. Di sekeliling air terjun pemandangannya super hijau karena air terjun dikelilingi pinggiran hutan yang masih perawan. Bayangkan saja sendiri kemurnian dan kealamian objek wisata yang belum terjamah ini.
Air terjun Ogi ini memang sering terlewat oleh wisatawan sebab belum ada sosialisasi serta promosi keberadaan air terjun ini. Orang-orang menganggap air terjun biasanya terletak di tengah hutan, namun berbeda dengan air terjun Ogi yang letaknya sangat dekat dari pemukiman warga sehingga sangat mudah untuk dijangkau yang tidak disangka warga keberadaannya.
Memang sulit dipercaya bila keberadaan air terjun dekat dari pemukiman warga saat ini belum dijadikan objek wisata resmi oleh pemerintah daerah. Akibatnya saat ini wisatawan hanya bisa singgah tak sampai satu jam dan hanya menikmati keindahan air terjun tanpa mandi sebab belum ada fasilitas yang mendukung di sini. Walaupun begitu rasanya sayang bila melewatkan kesempatan untuk singgah di air terjun ogi yang jatuh dengan derasnya bagai pipa keran air dibuka.
Kencangnya deburan air terjun ditemani hijaunya alam Ogi membuat jiwa Anda akan rileks sambil menghirup udara segarnya. Apalagi yang diragukan untuk singgah ke tempat ini. Walau belum terkelola secara professional rasanya jarak yang dekat adalah alasan mengapa Anda harus ke sini. Selamat mencoba kederasan Air Terjun Ogi. (Adji)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar